Surabaya Orchid Show 2006

Surabaya mendapat giliran untuk pameran Anggrek Surabaya Orchid Show 2006, di AJBS Surabaya, tanggal 29 Maret – 3 April 2006. Event ini diisi display dari Singapore, Malaysia, Thailand, Taiwan, Philippine dan Japan. Terdapat juga event Lomba Tanaman Anggrek Terbuka untuk umum dan gratis.

Dalam acara ini, terdapat seminar sehari dengan pembicara:
- Kasetsart University Thailand yang akan membahas tetang mericlone,
- dari Philippine membahas species yang potential sebagai bahan induk silangan,
- Pak Wira tentang progeni Den. lasianthera dan
- Pak Budi Marwoto, Direktur Hortikultura akan mengungkap tentang kebijakan pemerintah tentang peranggrekan Nasional.

Yang paling menarik adalah pelatihan selama 5 hari dengan materi teknik penyilangan sampai pembuatan bibit dalam botol termasuk juga bududayanya.

Informasi hub 031 8662831 / 08179332261

9 thoughts on “Surabaya Orchid Show 2006”

  1. saya penggemar anggrek,saat ini bekerja di dkp jakarta. Untuk usaha sampingan istri saya bermaksud mendirikan toko anggrek di Tuban Jawa Timur.
    Untuk itu mohon info toko perkulakan anggrek di surabaya dan jakarta beserta list harganya, sebelum dan sesudahnya saya ucapkan terimakasih.

  2. Sayadari palu. sangat menggemari anggrek. saya tertarik untuk melakuna bisnis anggrek, mohon informasi alamat penjualan anggrek juga harganya…terima kasih atas bantuannya

  3. minta informasi yg jelas alamat penjual anggrek, khusus nya denrobium berikut harganya … tolong di email ke alamat saya, terima kasih.

  4. Agenda yang harus diwaspadai adalah agenda besar untuk menghancurkan petani indonesia oleh petani thailand, malaysia, philipina dan taiwan dan suatu hal yang ironi bahwa pendukung (baca:sekutu ) utama sekaligus corong propagandanya adalah majalah TRUBUS. tanya kenapa???? yang mereka gembar-gemborkan adalah produk dari thailand,taiwan,dan segala hal yang berbau luar negeri.contohnya adalah headline besar dalam trubus entah nomor berapa dan tahunnya saya lupa tetapi yang jelas kami ada koleksi nomor tersebut “ANGGREK BULAN TAIWAN GUSUR LOKAL”.apakah selamanya kita akan bergantung pada produk luar negeri?bibit kita juga bagus2 koq meskipun
    kita kalah dari taiwan dalam hal rekayasa genetika, tetapi apakah kita akan selalu menuruti selera golongan tertentu yang mempunyai modal jauh lebih besar yang akan memutar uang mereka melalui pasar impor?tanya kenapa lagi ???
    1. Mereka membuat berita bahwa yang sedang tren di LN adalah jenis baru(contoh kasus phal.leopard prince). kemudian mereka memesan bibit pada pekebun di taiwan.kemudian mereka menguasai pasar bibit.
    2. setelah bibit pertama yang telah mereka pasarkan sudah banyak yang memproduksi (baca:memperbanyak),maka mereka akan membuat tren baru dan dengan modus yang sama mereka akan kembali mengulang langkah 1.cukup dengan membayar kepada majalah pertanian (yang katanya terbesar di indonesia) maka mereka akan dapat mempromosikan produk pertanian yang sedang”tren” dan menurut saya adalah itu adalah akal maling kapitalis.
    mohon perhatian dari pengurus PAI Indonesia. sebelumnya saya sudah posting di trubus-online.com tetapi mereka ngga tahu(lebih tepatnya nggak mau tahu) dengan pendapat saya.saya sudah cantumkan nama dan nomor telp saya dengan jelas dan tetap tak ada respon ke arah pemberitaan yang proporsional tentang petani kita dan yang ada hanyalah promosi produk pertanian thailand.terima kasih buat anggota PAI malang(mas tris singosari orchid,pak sugeng,pak untung,pak dul macan, mbak ani bogor orchid dan ) atas segala ilmunya. karena berkat anda semua lah saya berani menulis ini.
    waspadalah…..waspadalah!!!!!!terutama iklan(baca:brainwash) oleh trubus.

  5. gimana kalo kita boikot aja majalah TRubusnya dan juga media lain yang tidak berimbang pemberitaannya, ayo kita kampanyekan biar sekali-kali kita/kalian para pencinta anggrek Indonesia dianggap. do something for our country, bro.

Tinggalkan Balasan