Mari Memulai dengan Anggrek Merpati

Anggrek Merpati
Gambar oleh M. Aulia Adnan

Anggrek adalah tanaman yang identik dengan sifat kesabaran, keuletan, ketekunan, dan pantang menyerah. Justru diperlukan “ketangguhan” tersendiri untuk dapat menaklukan anggrek-anggrek perkasa seperti Anggrek tebu misalnya (Grammatophylum speciosum). Salah satu upaya untuk lebih mensosialisasikan kesadaran cinta anggrek kepada generasi muda adalah dengan mengajak mereka terlibat secara langsung dengan aktifitas memelihara anggrek. Dengan melakukan praktek langsung, maka akan dimulailah kesadaran untuk peduli terhadap kehidupan sang anggrek. Nah, untuk mensosialisasikan gerakan tersebut, maka diperlukan petunjuk awal untuk memulai hobi ini. Salah satu jenis anggrek yang sangat direkomendasikan untuk dicoba untuk sekedar iseng oleh pemula adalah Dendrobium crumenatum atau dikenal luas dengan nama Anggrek Merpati

Dendrobium crumenatum atau yang lebih dikenal dengan nama Anggrek merpati adalah salah satu jenis anggrek alam yang sangat mudah pemeliharaannya. Anggrek ini memiliki cukup banyak variasi dalam bentuk dan ukuran bunga. Warna khas nya yang putih bersih ditambah aroma harum semerbak merupakan kelebihan anggrek ini dibanding kerabatnya yang lain. Anggrek ini memiliki adaptasi yang sangat luas mulai dari dataran rendah hingga dataran tinggi. Saat musim berbunga tiba, seluruh kuntum umumnya akan mekar serentak. Hanya saja, lama mekarnya tidak lebih dari 1 hari. Kelebihan lain anggrek ini adalah toleran terhadap kekeringan, kemampuan menghasilkan keiki (anakan) yang sangat tinggi, tingkat pertumbuhan akar dan tunas yang cepat, serta tahan terhadap berbagai rentang intensitas cahaya yang kuat.

Anggrek ini amat sangat dianjurkan untuk para pemula, bahkan yang sekedar iseng sekalipun. Bagi temen-temen awam yang ingin mengetahui dunia anggrek, tentu sangatlah penting untuk mencoba memulai dengan anggrek ini. Tidak perlu khawatir apalagi cemas apabila merasa belum berpengalaman memelihara anggrek sebelumnya. Bahkan kita akan dibuat keheranan dengan ketangguhan anggrek ini untuk bertahan hidup. Sangatlah pantas bila Dendrobium crumenatum si Anggrek merpati ditempatkan pada posisi terhormat.

Apabila anda berminat untuk mencoba memeliharanya, cobalah iseng-iseng mengamati kebun tetangga sebelah, apabila anda meminta dengan baik-baik, saya sangat yakin anda akan diberi setidaknya 2-3 batang atau bahkan lebih. Apabila masih kesulitan juga, silahkan bertamasya di kawasan pegunungan atau kawasan hutan, disana anda akan banyak menemui pedagang anggrek menjual tanaman ini, atau jika beruntung anda cukup memungut beberapa batang anggrek merpati langsung dari pepohonan. Masih kesulitan juga ??!!…..dengan sangat-sangat berbahagia rekan-rekan di milis anggrek akan berbagi koleksi Anggrek merpatinya secara cuma-cuma alias gratis…mungkin hanya mengganti ongkos kirim apabila tempatnya jauh. Merpati adalah lambang kesetiaan, persahabatan, dan kesetiakawanan sosial…maka selayaknyalah anggrek ini dijadikan simbol persahabatan antar penggemar anggrek.

Informasi budidaya : Dendrobium crumenatum (Anggrek merpati) dapat dipisah dengan mudah dari rumpunnya. Pisahkan sedikitnya 2 batang besar atau 3-4 batang ukuran kecil. Kemudian bungkus bagian pangkal batang bawah yang memiliki akar dengan sedikit sabut kelapa yang sudah dibasahi terlebih dahulu. Setelah dibungkus, tanaman ini di tempelkan pada sekeping pakis atau di tanam dalam pot berisi potongan pakis/arang. Letakkan pada tempat yang teduh selama 2-3 minggu, hingga akar baru telah tumbuh dan tanaman tampak kuat. Pindahkan tanaman ditempat yang lebih terang dengan terus memelihara kelembaban pada medianya. Saat tunas-tunas baru telah tumbuh dan menjadi rumpun dewasa, maka puluhan kuntum bunga akan segera menyemarakkan hasil jerih payah anda. Tidak perlu khawatir terlalu lama menunggu, karena anggrek ini telah dikenal memiliki laju partumbuhan yang cepat.

40 thoughts on “Mari Memulai dengan Anggrek Merpati”

  1. Wah, nggak usah jauh2 tamasya, Rio… di perkotaan kan juga banyak. Apalagi kalau tinggal di kota yang punya banyak pohon tua. Asal enggak malas manjatnya hehe 🙂

  2. Serbuuuuuu…….he he he..maksudnya serbu untuk merawatnya 😀
    Sepertinya D.crumenatum bisa dijadikan tanaman epifit kota ya mas obot ?! Soalnya tanemannya kan kuat dan toleran thd polusi dan kekeringan. Di jogja ada jenis paku2an yg ditempel di pohon2 besar tengah kota sbg epifit kota…nah usulku, disela2nya kan lembab..kenapa ndak kita sesepi D.crumenatum. Nah Pertanyaannya..crumenatumnya siapa ya??? he he he

  3. penyebaran anggrek ini cukup luas,dari sumatra hingga ambon terdapat anggrek ini, bunga bagus dan aroma anggrek ini harum tapi sayang umur bunga ini cuman satu hari saja.

  4. Jadi anggota anggrek.org mas? Kalo mau jadi anggota kayaknya harus punya kontribusi d. Kalo mau, gabung di milis aja mas Ketut.

  5. Halo mas yosef…kan aku dah upload artikel untuk paphiopedilum liemianum sama artikel berjudul “about paphiopedilum” di halaman2 agak belakang, coba deh dibuka2 lagi. Ntar kalo sempat aku usahakan bikin lagi, Ok.
    Thanks

  6. kisah cinta pertama sy…adalah anggrek merpati!
    beberapa tahun yg lalu sy kemping di kaki gunung ciremai, malamnya tenda sy kejatuhan sesuatu…
    stelah dicheck ternyata serumpun anggrek japati (merpati) + bunganya…
    sejak itu sy abis-abissan jatuh cinta sampai sekarang….
    memeliharanya…mudah banget, semudah kita bangun dr tidur,semudah kita minum air putih…
    jaya anggrek indonesia

  7. bisa didapatkan dimana-mana kok, seringkali gratis. Kalau mau gratis datang aja ke rumah saya di Durensawit – Jakarta Timur…ini dia uniknya crumenatum murah meriah, gampang peliharanya. Wah senangnya pakai foto saya…..makasih, makasih nanti kalau ada lagi yg bagus saya kasih foto anggrek lagi ya mas Rio…

  8. Mbak Ollie boleh dong dikirimin anggrek crumenatum -nya atau jenis yang lain juga boleh, saya sedang cari anggrek tapi di Medan Harga anggrek mahal2

  9. Wah mas william mantep banget kirim comment nya…eh..Ollie itu Mas lho…bukan mbak..he he he..bisa2 dia ntar mutung lo. Buat yang dikawasan Jogja dan sekitarnya..mungkin saya bisa mbantu kirim ini taneman. Send your email to neo_evanggelion00@yahoo.com. Taneman gratis tapi ongkos kirim dtanggung loh.

  10. Kegampangan sih meliharanya. Dicuekin jg berbunga n sehat terus. Dimana truz tantangan memeliharanya??Aku punya serumpun besar, ga pernah di apa2in. Asal ada perubahan suhu yang besar, pasti keluar bunga deh. Sayang, sore dah layu hiks hiks hiks

  11. Mas Ollie ikutan dapet anggrek merpati gratisannya dong untuk nambahan koleksiku yang baru ada jenis dendro hib (makluam pemula). Tapi alamat Duren Sawit itu dimana, saya di Bintara Bekasi. Tq. Salam

  12. thailand thai,taiwan tai,ganyang malaysia.hidup pertanian indonesia. selamatkan spesies anggrek indonesia.jangan sampai kecolongan lagi bro. tapi ngomong2 boleh nggak minta anggrek merpatinya. nggak jauh koq. di malang. sorry klo tiba2 dateng langsung minta tanpa permios.maklum mas2 n mbak2 kita pengangguran total tanpa modal jadi bolehnya minta :))

  13. wah ga bole gitu dunk mas fandi..mereka bisa karena kelemahan kita juga..selain itu perhatian kita juga kurang terhadap angrek2 yang kita miliki, teknologi kurang, SDM kurang dan banyak hal lain yang belum kita miliki sehingga orang lain bisa memanfaatkannya..Jadi kita harus introspeksi diri mengenai apa yang harus kita lakukan agar bisa menyamai mereka, bahkan harus melebihinya, bukan dengan mencaci maki saja dan hasilnya kita tetap tertinggal..Trus mau apa lagi??tetep caci maki??mereka tambah maju kita dapat rasa marah doang..Kita harus belajar dan dari sekarang memulai tindakan nyata agar bisa merubah bangsa ini mencapai kejayaannya..Hidup Indonesia…

Tinggalkan Balasan